PENENTUAN ISU-ISU STRATEGIS

Kabupaten Tanjung Jabung Barat secara administrasi merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jambi yang terletak dibagian Timur, dengan demikian permasalahan, pembangunan yang dihadapi Provinsi Jambi juga akan menjadi masalah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sehingga perlu dilakukan penanganan secara simultan melalui keterpaduan perencanaan pembangunan daerah.

Penentuan isu-isu strategis dibidang sumber daya alam, dan lingkungan hidup mengacu pada hasil analisis isu-isu strategis RPJMD Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang dilakukan dengan pertimbangan kondisi obyektif daerah dan perkembangan yang terjadi selama pelaksanaan pembangunan 5 (Lima) tahun terakhir (2016 -2021) yang menjadi dasar utama visi dan misi pembangunan jangka menengah kedepan yang sangat menentukan kinerja pembangunan dalam 5 (lima) tahun mendatang (2016-2021).

Berdasarkan penjelasan tersebut diatas dapat dilakukan beberapa permasalahan pembangunan dan isu strategis di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dibidang sumber daya alam dan lingkungan hidup yaitu :

1. Permasalahan pokok yang dihadapi :
a. Pengeloaan Sumber Baya Alam (SDA) masih belum berkelanjutan dan masih mengabaikan kelestarian fungsi lingkungan hidup, sehingga daya dukung lingkungan menurun dan ketersediaan SDA menipis.

b. Masih adanya pembalakan liar (ilegal logging ), pengkonversian hutan menjadi lahan perkebunan dan lahan pemukiman, terjadinya kebakaran hutan yang telah mempercepat pengurangan sebagian besar hutan .

c. Masih lemahnya penegakan hukum terhadap pembalakan liar, perambahan dan okupasi kawasan hutan, perburuan satwa dan tumbuhan liar yang dilindungi yang disertai pembakaran hutan.

d. Terjadinya degradasi daya dukung Daerah Aliran Sungai (DAS) akibat kerusakan hutan dan sedimentasi yang tinggi menyebabkan kapasitas daya tampung sungai menurun.

e. Maraknya pertambangan galian C (tanah urug) tidak disertai dengan upaya rehabilitasi fungsi lingkungan, hampir semua pelaku usaha galian C tidak melakukan rehabilitasi lingkungan setelah selesai kegiatan.

f. Dalam pengelolaan penambangan terlihat tanggung jawab sosial dan ekonomi perusahaan pertambangan terhadap masyarakat disekitar lingkaran tambang sangat kurang.

g. Terjadinya penurunan kualitas air akibat kegiatan rumah tangga, pertanian dan Industri, juga memerlukan upaya pengelolaan limbah cair secara terpadu antar sektor terkait.

h. Salah satu kendala utama pembukaan lapangan minyak baru adalah adanya konflik atau ketidak selarasan fungsi lahan, terutama dengan fungsi kawasan hutan konservasi dan lindung, selain itu kendala lain adalah keterbatasan permodalan nasional, sehingga ketergantungan terhadap investor asing masih cukup tinggi.
i. Masih terbatasnya jumlah maupun kualitas sumber daya manusia profesional dalam pengusahaan teknologi tenaga-tenaga pertambangan, sehingga belum dapat memenuhi kebutuhan yang semakin meningkat .
j. Pemanfaatan tambang telah menyisakan permasalahan lingkungan. Reklamasi tambang belum dikelola secara ekologis dan ekonomis ,sehingga menimbulkan dampak negatif terhadap kelestarian Fungsi lingkungna hidup Fisik meliputi : Air, Udara, dan Tanah ,dan bentang alam atau pun Non Fisik seperti sosial
ekonomi dan budaya masyarakat. Persyaratan Lingkungan yang ketat pada pada tingkat kabupaten belum dipersiapkan secara optimal.

k. Masih tingginya kawasan hutan berstatus ‘ openaccess’ merupakan ancaman terhadap pengelolaan hutan. Belum jelasnya tata batas kawasan hutan menyebabkan terjadinya defarestasi dan degradasi hutan.

l. Tekanan demografi kepada kawasan konservasi menyebabkan terjadinya fragmentasi habitat satwa yang berdampak pada menurunnya atau terancam punahnya populasi tanaman dan satwa.

m. Meningkatnya ketinggian air pasang (rob) setiap tahunnya, menyebabkan terjadinya banjir rob di beberapa kawasan / daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

1. Isu – isu Strategis

Isu strategis adalah suatu kondisi atau hal yang harus diperhatikan secara serius dan sungguh – sungguh dalam perencanaan pembangunan kedepan karena dampaknya yang signifikan bagi kemajuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat dimasa datang, mempertimbangkan isu – isu dan dinamika nasional dan regional. Adapun berbagai isu – isu lingkungan hidup yang strategis yang menonjol di Kabupaten Tanjung Jabung Barat adalah.

1. Pemanfaatan sumber daya alam yang belum mempertimbangkan kelestarian lingkungan hidup.

2. Kerusakan hutan kawasan dari hutan mengrove di pesisir akibat kegiatan perambahan hutan, pembalakan liar, ( Ilegal Logging ), alih fungsi lahan dan pembukaan jalan oleh masyarakat, pemukiman penduduk di dalam kawasan.

3. Terjadinya kerusakan lahan di kawasan pertambangan, perkebunan, pertanian dan kehutanan yang berakibat sering terjadi banjir pada musim hujan dan kebakaran hutan / lahan pada musim kemarau serta hilangnya flora dan fauna tertentu yang mengakibatkan berkurangnya keanekaragaman hayati sebagai akibat alih fungsi lahan, pembukaan lahan dan illegal logging.
4. Menurunya kemampuan daya dukung dan daya tampung sungai Pengabuan dan sungai Betara, dimana dua sungai tersebut merupakan sungai besar yang mendukung perikehidupan manusia dan mahluk hidup.

5. Penyempitan badan air sungai (anak sungai) yang ada di dalam Kota Kuala Tungkal akibat intervensi bangunan / rumah penduduk, serta menumpuknya sampah yang mendesak badan sungai.

Diperkirakan banyak terjadi penyimpangan baku mutu lingkungan yang dilakukan sebagaian besar industri, terutama baku mutu limbah yang harus dibuang ke sungai.

What others say about “PENENTUAN ISU-ISU STRATEGIS” ? (0 Comments)

Leave a Comment